PKKMB FAKULTAS
RESUME 3
Nama : Isfahani Ilma Nafia
Prodi : D4 Analis Kesehatan
Fakultas : Kesehatan
Erricha Daring Irbah,S.Gz
Tema :
Future Ready Mindset: Menjadi Generasi yang Tangguh di Era Perubahan Cepat
"Future Ready Mindset" adalah pola pikir proaktif yang mempersiapkan mahasiswa kesehatan menghadapi dinamika dan tantangan dunia kerja. Tujuannya adalah memiliki pengetahuan klinis, daya tahan, adaptabilitas, dan kesiapan mental. Pola pikir ini penting untuk menjembatani kesenjangan antara teori di kampus dan praktik di lapangan. Hal ini dikarenakan dunia kesehatan terus berubah, didorong oleh teknologi, data, dan perubahan demografi.
Terdapat empat pilar utama dalam pola pikir ini. Pilar pertama adalah Adaptabilitas & Fleksibilitas. Mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi, protokol baru, atau bahkan pandemi. Cara mengembangkannya yaitu dengan belajar mandiri, terbuka pada perubahan, dan mengikuti simulasi atau studi kasus. Hal ini dapat melatih mahasiswa untuk berpikir cepat dan menyesuaikan diri dengan situasi yang tidak terduga.
Pilar kedua adalah Keterampilan Kritis (Critical Skills). Lulusan kesehatan membutuhkan soft skills yang kuat. Hal ini penting karena pasien semakin kompleks dan tim kerja semakin beragam. Mahasiswa dapat mengembangkannya dengan melatih komunikasi efektif, kerja sama tim, serta empati dan kecerdasan emosional. Komunikasi yang jelas bahkan bisa menyelamatkan nyawa.
Pilar ketiga yaitu Pembelajaran Seumur Hidup (Lifelong Learning). Mahasiswa perlu terus belajar untuk tetap relevan dan kompeten. Pengetahuan medis terus berkembang, dan apa yang dipelajari hari ini bisa usang dalam 5-10 tahun. Mahasiswa harus memiliki keingintahuan yang tinggi, partisipasi aktif dalam seminar atau konferensi, dan membangun jaringan profesional.
Pilar keempat adalah Ketahanan Mental (Resilience). Profesi kesehatan adalah salah satu yang paling menantang secara mental dan emosional. Ketahanan mental penting agar mahasiswa mampu bangkit kembali setelah menghadapi kegagalan, kehilangan pasien, atau kelelahan (burnout). Cara mengembangkannya dengan manajemen stres, mencari dukungan, dan membuat batasan (boundaries). Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan pasien.
Pada intinya, Future Ready Mindset adalah investasi pada diri sendiri. Sikap ini akan memastikan bahwa saat lulus, mahasiswa bukan hanya menjadi profesional yang kompeten, tetapi juga seseorang yang kuat dan siap menghadapi segala tantangan. Dengan begitu, mereka tidak akan terkejut dengan kerasnya realita di dunia kesehatan.

Komentar
Posting Komentar